Dibelenggu bisu, seolah sendiri menantang waktu. Melihat seolah semuanya terlalu jauh, dan dipenghujung sana berdiri dan luruh, pada siapa dirinya bersandar? tempat indah tapi sendirian menatap jauh keramaian yang tidak lagi bisa tergenggam. Seseorang berpulang hari ini, mendadak, hanya sekadar kenalan, namun seorang anak perempuannya sering bertanya beberapa hal denga ciri khas senyumannya, namun itu kemarin, hari ini aku terpaku melihat teman kecilku itu bajunya basah dengan air mata, rambutnya yang diikat dua sedikit berantakan, mulutnya sesekali menyebut "ibu.. ibu..". Aku tersenyum kecil padanya, kemudian memalingkan wajah, mataku berkaca kaca, yang lain menatap iba padanya, dan aku masih termenung, sedikit menarik diri keluar dari suasana disana. Terhitung masih tanggal satu, awal tahun yang cukup menyesakkan baginya, dan bagiku karena entah... katanya hal seperti ini empati, tapi cukup terasa sesak dan sedikit pusing. Tangisan...